Pria Lansia California Bisa Menghadapi Kehidupan di Penjara karena DUI Fatal Dekat Kasino

Diposting pada: 3 September 2021, 12:26h.

Terakhir diperbarui pada: 3 September 2021, 12:26.

Seorang pria berusia 86 tahun menghadapi hukuman penjara antara 23 tahun dan seumur hidup setelah dia dinyatakan bersalah pada hari Rabu karena pembunuhan dan tuduhan lainnya. Kasus ini bermula dari kematian pejalan kaki tahun 2019 di luar Palm Springs, Kasino Agua Caliente California.

Terdakwa terancam hukuman penjara antara 23 tahun hingga seumur hidup Palm Springs, Kasino Agua Caliente California, gambar di atas. Tabrakan fatal di luar kasino telah menyebabkan pengemudi dihukum atas beberapa tuduhan. (Gambar: Kasino Agua Caliente)

Layanan Berita kota, sebuah kantor berita lokal, melaporkan Leroy Silva dari Palm Springs dinyatakan bersalah oleh juri karena membunuh seorang wanita dalam tabrakan maut Juli 2019. Seorang wanita kedua juga terluka.

Juri juga memutuskan Silva bersalah atas DUI yang menyebabkan cedera tubuh, DUI menyebabkan cedera tubuh dengan tingkat alkohol dalam darah lebih dari 0,08 persen, tuduhan meningkatkan hukuman karena menyebabkan cedera tubuh yang hebat, serta dua tuduhan tabrak lari yang mengakibatkan dalam kematian atau cedera. Dia pergi dari kasino setelah tabrakan, kata polisi.

Hakim Pengadilan Tinggi Riverside County Dale Wells kemungkinan akan menghukum Silva pada 8 Oktober. Dia saat ini ditahan tanpa jaminan di Pusat Penahanan John Benoit di Indio.

Korban yang tewas adalah Connie Clark, 67, dari Lemon Grove, California. Dia menderita luka parah yang kemudian menyebabkan kematiannya. Wanita kedua seusia dengan Clark.

Kedua wanita itu sedang menyeberang jalan ketika Silva menabrak mereka, kata polisi. Silva ditangkap beberapa saat setelah insiden sekitar satu mil dari kasino. Agua Caliente Band of Cahuilla Indians memiliki Kasino Agua Caliente.

Kejahatan Kekerasan Sebelumnya

Dalam insiden yang tidak terkait di kasino yang sama Oktober lalu, petugas polisi Palm Springs menembak dua tersangka perampokan saat mereka mencoba kabur dari garasi parkir. Mereka baru saja diduga merampok seorang wanita di garasi dengan todongan senjata. Salah satu tersangka membawa senjata api.

Keduanya mendekati korban yang berdiri di samping mobilnya. Mereka menyelinap di belakangnya, menutup mulutnya, dan menodongkan pistol ke sisi tubuh korban, kata polisi dalam sebuah posting Facebook. Mereka kemudian diduga mengambil dompetnya dan mencoba kabur dengan Honda Accord putih mereka.

Tiga petugas polisi berhasil menghalangi jalan kabur para bandit itu, saat mobil mereka melaju di tanjakan dari tingkat kedua garasi ke tingkat pertama, kata polisi.

Dalam konfrontasi antara petugas dan tersangka, masing-masing dari keduanya ditembak saat berada di dalam mobil, tambah polisi. Senjata api itu kemudian disita polisi.

Cedera pada tersangka tampaknya tidak mengancam jiwa, kata polisi. Tidak ada petugas polisi yang terluka, tambah departemen itu.

Terduga Perampok Gagal dalam Upaya Sebelumnya

Tersangka yang sama diduga mencoba dua perampokan lain di kasino pada malam yang sama, kata polisi.

Salah satu percobaan perampokan terjadi di kasino Palm Springs yang sama. Para bandit kemudian pergi ke Kasino Agua Caliente di Rancho Mirage, di mana mereka kembali mencoba melakukan perampokan, kata polisi. Dengan kegagalan itu, mereka kembali ke kasino Palm Springs pertama yang berakhir dengan konfrontasi dengan polisi.

Identitas para tersangka tidak dirilis oleh polisi setempat pada saat penangkapan mereka. Tidak segera diketahui apa yang terjadi dengan kasus pengadilan terhadap mereka.

September lalu, garasi Palm Springs Agua Caliente Casino juga merupakan tempat percobaan pembunuhan. Jose Arlando Gomez, 28, mengaku tidak bersalah dalam insiden itu Matahari Gurun, sebuah surat kabar lokal, melaporkan.

Pria Lansia California Bisa Menghadapi Kehidupan di Penjara karena DUI Fatal Dekat Kasino
Scroll to top